Wacana

Konferensi di bawah Tirani Modal 2008 — Bagaimana bentuk pendidikan saat ini? Sebuah diskusi bertema Hegemoni Ideologi Neoliberalisme dan Mekanisme Kerja Modal dalam Dunia Pendidikan, mengungkap sistem pendidikan yang semakin hari semakin menyesuaikan dengan kebutuhan dagang. ”Sekolah disamakan dengan ruang pasar,...

Konferensi di bawah Tirani Modal 2008 — Perempuan-perempuan itu menari. Seperti hendak melakukan penyambutan. Dengan memakai pakaian baju tradisional. Mereka adalah perempuan-perempuan Timor Leste. Gambar terus bergerak dengan menampilkan tarian secara utuh. Video yang diputar itu berjudul Eksotika Timur. Panel...

Konferensi di bawah Tirani Modal 2008 — Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masdar Farid Mas’udi menilai bahwa radikalisme agama di Indonesia akan tumbuh subur. Penyebabnya diantara lain pandangan sempit persoalan tafsir keagamaan, kemiskinan dan tingkat pendidikan umat yang masih rendah. Selain itu, radikalisme ini...

Konferensi di bawah Tirani Modal 2008 — Bisnis militer di Indonesia ternyata belum surut. Sekarang bisnis itu menemukan bentuk barunya. Menurut Adnan Topan Husodo dari Indonesian Coruption Watch, berkuasanya rezim Orde Baru ditandai dengan merajalelanya bisnis militer. Cara legal biasanya dilakukan melalui yayasan....

Konferensi di bawah Tirani Modal 2008 — Guru Besar Fakultas Ekonomi Indonesia, Sri Edi Swasono mengatakan pasar bebas di Indonesia saat ini tidak mendorong penyelesaian masalah kemiskinan. Sebaliknya, pasar bebas telah menggusur dan memperparah kehidupan kaum miskin. Hal ini itu disampaikan dalam pidatonya dalam...

Konferensi di bawah Tirani Modal 2008 — Di Universitas Indonesia, hari ini (05 Agustus 2008) berlangsung konferensi nasional bertajuk Warisan Otoritarianisme: Demokrasi dan Tirani Modal. Konferensi itu bertujuan mengenali permasalahan yang dihadapi demokrasi Indonesia dengan membedah akar-akar otoritarian warisan orde...

Topik diskusi yang diberikan kepada saya malam ini adalah sekitar transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Kebetulan saya juga pernah membahas hal itu dalam sebuah buku berjudul Membongkar Supersemar. Topik itu saya pakai untuk melihat bagaimana transisi pemerintahan di bawah Presiden Soekarno ke kekuasaan yang...

Saya mulai dengan pernyataan bahwa sejarah Indonesia itu penuh mitos, dan Sumpah Pemuda adalah salah satunya. Jangan salah paham dulu. Mitos itu tidak selalu berarti negatif sehingga harus ditinggalkan. Banyak mitos yang berguna seperti juga kepercayaan. Sumpah Pemuda menjadi mitos bukan kesalahan orang-orang yang...

Indonesia sebagai sebuah nasion baru ada setelah abad XX. Untuk menjelaskan itu akan dimulai dengan pengertian nasion (nation). Untuk menjelaskan itu saya akan mengajukan beberapa hal menyangkut pembentukan nasion. Pertama-tama yang dimaksud nasion adalah gejala baru dalam sejarah umat manusia. Nasion sebenarnya hanya...

Saya sebagai seorang awam, sebagai seorang warga negara biasa saya terkaget-kaget kalau mendengar uraian-uraian baru, imbuhan-imbuhan, tambahan-tambahan—tentang sejarah Indonesia-ed—dari yang selama ini tidak pernah diungkapkan. Inilah yang saya maknai bahwa kebenaran itu tidak terkalahkan. Bagaimanapun orang...